Tren Foto Seksi Pengantin di Pagi Hari

  • Berita
  • 0
  • 24 Agu 2012 15:37

120824album-pernikahan.jpg
Liputan6.com, London: Biasanya, album pernikahan berisi foto-foto yang melibatkan kolega yang berjejer di dekat pengantin dan keluarga pengantin. Namun tren fotografi pernikahan telah jauh berubah, lebih memperlihatkan keintiman pasangan pengantin baru.

"The Morning After" merupakan tren fotografi generasi baru yang seksi, yang menangkap momen keintiman.

Fotografer seperti Melissa Squires and Michelle Jonne mendapat permintaan foto pernikahan di pagi hari pertama kalinya pasangan itu resmi menjadi suami istri.

Ketika banyak pengantin baru yang menganggap pagi hari sangat pribadi setelah lelah di malam harinya, beberapa fotografer malah diundang untuk mengabadikan kegiatan pengantin baru di pagi hari.

Pemotretan intim itu berlangsung di kamar pengantin baru atau bahkan di hotel tempat mereka menghabiskan malam pertamanya sebagai suami istri.

Jonne (34) dari Femme Fatale yang terletak di New Jersey mengenakan tarif $650 untuk layanan album foto pengantin baru. Ia juga sudah menjempret pasangan pengantin di berbagai negara, baik yang tak mengenakan pakaian, di kamar mandi, bahkan di tempat tidur yang dikelilingi selimut kusut.

"Siapa bilang pasangan itu tidak dapat memiliki gambar yang mengagumkan dari diri mereka sendiri. Ini bukan hanya untuk selebriti," ujar Jonne kepada MailOnline.

Pendekatan dari Jonne lebih mengarah ke fashion. Salah satu kliennya, Inna Shamis, difoto dengan terinspirasi dari iklan Emporia Armani dengan bintang David yang bertelanjang dada and Victoria Beckham yang bergairah.

"Saya suka fotografi fashion jadi saya mencoba membawa fashion dengan foto jurnalistik untuk pasangan," jelasnya,

"Saya ingin jepretan kamera menunjukkan (pernikahan) yang bahagia. Itu seksi dan belum berakhir".
Inna Shamis (38) yang merupakan Eksekutif PR berpikir bahwa konsep foto di pagi hari sungguh menginspirasi.

Ia dan suami barunya berpose di kamar mandi dengan adegan tangan di kaca beruap seperti di Titanic. Dan baginya itu menjadi pengalaman yang menyenangkan. "Ketika Anda menikah, Anda berada dalam kehidupan yang terbaik dan mengapa Anda tidak memiliki kenangannya," katanya kepada Dailynews.

Sementara, Squires dari A Girl in Love, yang berbasis di Detroit, juga mengabadikan album foto pernikahan dengan jepretan di pagi hari. Ia hanya menangkap perasaan bahagia pengantin baru, bukan bertujuan untuk adegan seks yang vulgar. "Saya mencoba menangkap kedekatan,"katanya kepada New York Daily News.

"Itu menunjukkan rasa cinta yang tenang dan kebahagiaan dari seseorang ketika mereka menyadari bahwa itu nyata, sekarang mereka benar-benar menjadi suami istri".(dailymail/MEL)