Surganya Menyelam di Sabang

on

Liputan6.com, Banda Aceh: Aceh memang menyimpa sejuta pesona. Meski Kota Serambi Mekah ini rawan gempa, bukan berarti keindahannya terabaikan begitu saja. Salah satu yang tak boleh dilewatkan menjelajah Kota Sabang. Wisata bawah lautnya wajib Anda coba.

Salah satu yang menarik adalah Tugu Kilometer 0. Titik awal pengukuran nol kimometer Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Kalau naik ke atas kita bisa melihat keindahan laut lepas, Samudera Hindia, Selasa (17/4).

Satu lagi tempat menarik di Sabang yakni benteng peninggalan Jepang. Tapi, kita harus mendaki dulu dari kaki bukit selama 15 menit. Menarik juga kan?? Tapi sayang, peninggalan bersejarah ini kurang dirawat. Padahal, turis bule saja terkesan banget loh!

Norma, seorang turis asal Inggris mengaku sangat terkesan dengan keindahan Aceh. Menurutnya masyarakat Aceh sangat luar biasa dan sangat ramah. "Aceh fantastis. Masyarakatnya menyenangkan. Pantai dan airnya sangat alami dan bahkan terumbu karangnya masih alami. Kami sangat menikmatinya," kata Norma.

Sama hal dengan Michael. "Sangat indah sekali. Di sini orang-orang melambai dan tersenyum pada saya. Sangat aman sekali. Saya akan membawa kamera untuk mendapatkan foto-foto yang luar biasa."

Buat yang tidak mau basah, naik kapal dengan kaca tembus pandang ini pilihan yang tepat. Koral-koral cantik di dasar laut jelas terlihat. Tapi, buat saya nggak puas kalau nggak langsung berenang. Jadi...ayo nyemplung ke laut!

Terumbu karangnya indah ya? Airnya juga jernih banget. Baru menyelam, beragam jenis ikan sudah terlihat.

Sabang memang surganya para penyelam. Bukan tanpa alasan karena pemandangan bawah lautnya yang jernih dan sangat mempesona..

Nah ini dia nih yang paling unik di Perairan Batee Tokong. Murray Eel atau belut laut. Eits, tapi harus hati-hati karena kalau merasa terancam, belut laut bisa menyerang dan menggigit loh.

Nggak heran Pulau Weh dijadikan salah satu destinasi menyelam utama bagi para turis mancanegara. Di sini, semua masih alami tak ada yang mengalami kerusakan.(MEL)
Suka artikel ini?

0 Comments