Gaun Pengantin dari Plastik? Kenapa Tidak

on Jun 06, 2010 at 11:40 WIB

Liputan6.com, Cilacap: Menikah dengan mengenakan baju dari bahan kain tentu sudah biasa. Cara berbeda dilakukan pasangan di Cilacap, Jawa Tengah yang mengenakan busana pengantin dari limbah plastik. Meski bajunya terbuat dari sampah kantong plastik, pasangan Edi Kuncoro dan Ema Masitoh tetap terlihat menarik dan elegan. Gaun yang dikenakan Ema dibentuk ala gaun pengantin Eropa. Tak hanya itu, sebagai bukti keduanya memang peduli lingkungan, mereka juga tidak menggunakan mobil pengantin. Edi dan Ema pun memilih andong yang merupakan kendaraan tanpa polusi.

Tak hanya kedua mempelai yang mengenakan gaun berbahan limbah plastik, tapi juga para pengiring pengantin. Mereka pun mengenakan sejumlah aksesoris dari  bekas tutup minuman kaleng maupun kepingan cakram video bekas.  Gaun serta berbagai aksesoris dalam prosesi pernikahan tersebut dibuat oleh seorang perias pengantin bernama Erni Suhaina. Untuk membuat sepasang gaun dan jas pengantin serta berbagai aksesorisnya, menurut Erni diperlukan waktu satu pekan dengan melibatkan puluhan tenaga kerja.

Keunikan busana pengantin tersebut mengundang perhatian pula dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Gaun pengantin dan aksesoris dari limbah plastik itu pun dicatatkan di MURI sebagai gaun yang unik, langka, dan peduli terhadap lingkungan.(TES/AYB)
Suka artikel ini?

0 Comments