Jenang Bekatul, Enak dan Sehat

  • Berita
  • 0
  • 30 Mar 2010 08:05

100330abekatul.jpg
Liputan6.com, Madiun: Hampir semua orang pasti tahu bekatul atau biasa disebut katul. Bekatul adalah limbah kulit padi yang sudah ditumbuk halus. Biasanya ampas padi ini digunakan untuk campuran pakan ternak.

Namun di Desa Mojorayung, Wungu, Madiun, Jawa Timur, masih ada warga yang suka mengonsumsi bekatul setelah dimasak menjadi jenang. Selain lezat, jenang bekatul diyakini sebagai obat pencegah asam urat dan beri-beri.

Menyantap jenang bekatul lebih enak jika beramai-ramai seperti yang dilakukan keluarga Sri Wahyuni. Selain untuk mempererat persaudaraan, makan jenang katul bersama juga untuk mempertahankan tradisi nenek moyang.

Untuk membuat jenang bekatul, tidak rumit. Diperlukan bekatul asli dari gabah kering. Padi lalu ditumbuk menggunakan alu dan lumpang dari kayu. Sebab kalau bekatul dari sisa penggilingan akan berbau besi mesin penggilingan.

Setelah ditumbuk, butiran beras atau menir dipisahkan dari sekam atau kulit gabah. Kulit gabah lalu ditumbuk lagi hingga halus dan menjadi bekatul. Butiran beras lalu direbus dalam air hingga setengah matang. Perlu ditambah sedikit garam dan gula agar manis. Jenang bekatul siap dihidangkan.(JUM)

Like this article?

0 likes & 0 dislikes


Comments 0
Sign in to post a comment