Tradisi Bertahun Baru Imlek Di Hongkong  

Addy Hasan
07/02/2010 21:57 | Gaya Hidup
Liputan6.com, Hongkong: Jika anda berkesempatan berlibur ke Hongkong maka bersiaplah "berpuasa" belanja minimal selama dua hari. Tradisi Hongkong merayakan tahun baru Imlek berbeda dengan masehi. Para pedagang memilih menutup tokonya agar dapat berkumpul bersama keluarga. Selain itu ada tradisi memberi bunga hingga pertengkaran keluarga. Mau tahu apa tradisi warga Hongkong? Berikut ini beberapa tips yang layak anda baca. Diambil dari blog situs go Hong Kong.

1) Pusat Perbelanjaan Tutup, mungkin hanya waktu tahun baru Imlek. Seluruh pusat perbelanjaan dan wisata di Hong Kong tutup terutama saat libur resmi tanggal 14 dan 15 Februari, sementara beberapa toko kecil mengambil libur seminggu penuh. Mereka biasanya meluangkan waktu untuk berkumpul bersama keluarga dan teman dekat. Hong Kong akan nampak seperti kota mati.

Namun jangan bingung, karena bar dan klub tetap buka dan sibuk melayani turis serta pebisnis expatriat, sedangkan di pusat kota hanya tersedia makanan prasmanan untuk kalangan atas. Yang perlu anda waspadai juga, ketika Imlek tiba banyak orang Cina mudik pulang kampung. Jadi, jangan harap dapat tiket pesawat ataupun tempat duduk di kereta dan bis jika tidak memesan jauh hari.

2) Hong Kong berubah menjadi Kota Bunga.
Selain jutaan kilauan warna lampu neon serta pita merah menghiasi, rangkaian bunga juga akan mewarnai kota Hongkong. Bunga adalah lambang keberuntungan dan diberikan saat mengunjungi sanak keluarga untuk menyantap hidangan ayam dan ikan tahun baru.

3) Mengunjungi Kuil. Saat perayaan tahun baru, warga Hong kong beserta keluarga umumnya datang ke kuil. Seraya berdoa dan berharap, Dewa memeberi keberuntungan untuk tahun depan. Ada baiknya, jika melihat upacara di kuil Anda tidak memotret mereka karena akan menggangu.

4) Memberikan Ang Pao.
Tahun baru Imlek berarti para pekerja biasanya mendapatkan hadiah yang dimasukkan kedalam amplop berwarna merah dan emas. Di Indonesia diistilahkan dengan Ang Pao sedang di Hong Kong disebut Lai See. Jika Anda tinggal di hotel dalam waktu lama atau sering makan di restaurant, biasanya anda disodorkan Lai See kosong untuk diisi dan diserahkan untuk mereka.

5) Bercekcok dengan keluarga. Setelah hari libur ketiga Imlek, bukanlah hari bertemu dengan keluarga mertua. Jika warga Hong Kong menemui mertua di hari tersebut maka akan dihadiahi percekcokan, hari ini terkenal dengan hari argumen dan pertengkaran.(situs:gohongkong.about.com/AYB)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code