Wirework, Seni Merangkai Perhiasan dari Kawat

Agus Prijatno
Wirework, Seni Merangkai Perhiasan dari Kawat
26/12/2009 07:05
Liputan6.com, Jakarta: Dua orang ibu rumah tangga warga Jakarta berhasil mengembangkan hobinya menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Berawal dari kegemarannya mengumpulkan pernak-pernik aksesoris untuk busananya sendiri, Heri Rusmiyati dan Lucita Rembert membuat hasil karya bernilai ekonomi. Mereka membuat aksesoris cantik seperti gelang, anting, cincin yang dipadu-padankan dengan bebatuan dan mutiara dari bahan kawat.

Seni merangkai perhiasan dari kawat yang dikerjakan Heri dan Lucita disebut wirework. Cara merangkai perhiasan seperti itu sangat mudah dan bahannya pun sederhana. "Wirework itu masih baru di Indonesia sehingga peluang bisnisnya sangat besar," kata Heri, belum lama ini.

Aksesoris buatan Heri dan Lucita ternyata banyak diminati. Hampir setiap hari mereka menerima order terlebih menjelang Natal dan tahun baru seperti ini. Setiap harinya sekitar delapan jam mereka bekerja secara maraton.

Penghasilan sekitar Rp 5 juta tiap bulan mulai mereka kantongi, padahal bisnis ini baru saja dicoba. Karena itu pula, kedua ibu muda ini sengaja berhenti berkarir untuk menekuni hobi wirework. Bahkan mereka sempat meluncurkan sebuah buku tentang cara membuat sendiri aksesoris wirework.(IAN)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code