Jurus Disenangi Bos, Tanpa "Carmuk"

on

Liputan6.com, Jakarta: Krisis ekonomi yang memburuk, tekanan kerja, stres dan masalah lain, dapat memicu ketegangan antara Anda dan bos. Jika ini terjadi terus-menerus, dapat menghambat pekerjaan Anda. Ada 10 jurus yang dirilis CareerBuilder.com, untuk mengatasinya, agar Anda tetap sukses dan lancar dalam berkerja. Berikut jurus-jurusnya:

1. Bekomunikasi. Dengan sering berkomunikasi, terbuka , jujur, dan berinisiatif, Anda dapat membangun dialog terbuka dan mengurangi tingkat kesalahpahaman dengan bos. Dalam bekerja, fokuslah pada pekerjaan dan tidak mencampur adukkan hal-hal di luar pekerjaan.

2. Antisipatif. Anda harus selalu siap dengan masalah yang akan timbul dari pekerjaan, dan menyiapkan solusi-solusi jitu.

3. Tertawa. Sesekali keluarkan kata-kata humoris untuk mencairkan ketegangan dengan bos Anda.

4. Manage up. Jadilah seorang problem solver, agar Anda kelihatan bersinar di depan bos dan rekan kerja.

5. Jangan lawan api dengan api. Jika Bos Anda sedang berapi-api memaksakan kehendak yang tidak masuk akal, jangan hadapi dengan sikap keras kepala Anda. Hadapilah dengan tenang dan ringkas. Anda beritahu bos tentang bagaimana tindakannya dan bagaimana pengaruhnya terhadap Anda.

6. Kekuatan positif dan negatif. Jika bos Anda sudah tidak kesal, Anda harus sikapi dengan bersyukur dan berusaha untuk menunjukkan prestasi terbaik.

7. Waktu yang tepat. Waktu adalah segala-galanya. Untuk bisa mendekati bos, Anda harus mempelajari kondisinya. Kapan suasana hatinya berubah dan rencana Anda dapat berjalan lancar di waktu yang tepat.

8. Panutan. Bekerja dengan standar etika dapat memancarkan energi positif. Pertahankan keseimbangan dan pendekatan pada setiap krisis dengan gaya yang rasional, sehingga pendapat Anda akan didengar ketika masalah muncul.

9. Kemaslah. Pastikan Anda memahami bos melalui komunikasi. Hal itu dapat membantu pekerjaan Anda dengan cara membuat presentasi yang menarik dan interaktif sesuai dengan keinginan bos.

10. Batasan. Jika perlakuan bos Anda 'berbahaya', sebaiknya cari pekerjaan lain. Anda harus segera menentukan sikap. (AST/ETA)
Suka artikel ini?

0 Comments