Berita Terpopuler
Penjualan "The Lost Symbol" Pecahkan Rekor
Irni Diniati
17/09/2009 20:36
Liputan.com, San Francisco: Novel terbaru penulis Dan Brown, "The Lost Symbol" memecahkan rekor penjualan terbanyak dalam satu hari. Demikian diumumkan penerbit dan para penjual buku ini. Menurut penerbit Doubleday Knopf, salah satu divisi dari Random House Inc, pembaca langsung menyerbu lebih dari satu juta eksemplar edisi hardcover buku ini di seluruh Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris, beberapa hari silam.
Seperti diwartakan Reuters, situs Amazon.com menyebutkan "The Lost Symbols" sebagai fiksi dewasa terlaris di hari pertama penjualannya. Tanpa terkecuali untuk pemesanan lebih dini. Selain Amazon.com, pengecer buku Barnes & Noble Inc juga mengatakan bahwa buku ini memecahkan rekor penjualan terlaris dalam sehari untuk kategori buku fiksi dewasa.
Kesuksesan penerbitan novel Dan Brown terbaru ini berbuah keuntungan bagi penerbit Knopf Doubleday di tengah resesi. Para penjual buku kini memang tengah cemas menanti judul baru yang dapat menarik pembaca seperti buku serial "Harry Potter" karya J.K. Rowling.
Walaupun demikian, pemasaran buku domestik senilai US$ 25 miliar atau Rp 242 triliun itu harus berkutat di tengah kemerosotan penjualan buku dalam beberapa tahun terakhir ini. Pasalnya, lebih banyak pembaca melakukan pembelian melalui internet. Kini, buku digital dan bacaan elektronik seperti Kindle Amazon atau Reader dari Sony dipandang sebagai pesaing media tradisional. Sehingga, para penjual buku berusaha untuk merespon tantangan tersebut.
Buku yang sangat dinanti-nanti ini muncul enam tahun setelah novel terakhir Dan Brown, "The Da Vinci Code" dirilis. Kisahnya adalah mengenai petualangan profesor Universitas Harvard, Robert Langdon. "The Da Vinci Code" terjual 80 juta kopi di seluruh dunia. Buku ini diangkat menjadi film yang dibintangi aktor kawakan Tom Hanks. Selain itu, "The Da Vinci Code" juga meraih pendapatan kotor lebih dari US$ 758 juta atau Rp 7 triliun lebih.(LUC)
Seperti diwartakan Reuters, situs Amazon.com menyebutkan "The Lost Symbols" sebagai fiksi dewasa terlaris di hari pertama penjualannya. Tanpa terkecuali untuk pemesanan lebih dini. Selain Amazon.com, pengecer buku Barnes & Noble Inc juga mengatakan bahwa buku ini memecahkan rekor penjualan terlaris dalam sehari untuk kategori buku fiksi dewasa.
Kesuksesan penerbitan novel Dan Brown terbaru ini berbuah keuntungan bagi penerbit Knopf Doubleday di tengah resesi. Para penjual buku kini memang tengah cemas menanti judul baru yang dapat menarik pembaca seperti buku serial "Harry Potter" karya J.K. Rowling.
Walaupun demikian, pemasaran buku domestik senilai US$ 25 miliar atau Rp 242 triliun itu harus berkutat di tengah kemerosotan penjualan buku dalam beberapa tahun terakhir ini. Pasalnya, lebih banyak pembaca melakukan pembelian melalui internet. Kini, buku digital dan bacaan elektronik seperti Kindle Amazon atau Reader dari Sony dipandang sebagai pesaing media tradisional. Sehingga, para penjual buku berusaha untuk merespon tantangan tersebut.
Buku yang sangat dinanti-nanti ini muncul enam tahun setelah novel terakhir Dan Brown, "The Da Vinci Code" dirilis. Kisahnya adalah mengenai petualangan profesor Universitas Harvard, Robert Langdon. "The Da Vinci Code" terjual 80 juta kopi di seluruh dunia. Buku ini diangkat menjadi film yang dibintangi aktor kawakan Tom Hanks. Selain itu, "The Da Vinci Code" juga meraih pendapatan kotor lebih dari US$ 758 juta atau Rp 7 triliun lebih.(LUC)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
