Berita Terpopuler
Tur Hiu di Hawaii, Menegangkan dan Mengundang Protes
Lucky Savitri
10/07/2009 21:07 | Liburan
Liputan6.com, Haleiwa: Pengalaman bertatap mata dengan hiu tentu menegangkan sekaligus menyenangkan. "Mata mereka menakutkan, tetapi mereka sangat menawan, benar-benar sangat indah," ujar seorang turis, Kim Duniec, setelah mengikuti wisata hiu di lepas pantai Oahu, Haleiwa, Hawaii, Amerika Serikat, baru-baru ini.
Duniec mengikuti tur ini bersama dua orang lainnya. Dengan menggunakan masker scuba, ketiganya menyelam ke sebuah kurungan bawah air. Kemudian, selusin ikan hiu meluncur ke arah ikan-ikan yang diumpankan oleh pemandu wisata.
Wisata hiu seperti ini cukup populer di Hawaii, tetapi mendapat kritikan dari sejumlah pihak. Beberapa penduduk asli Hawaii menganggap hiu sebagai keturunan para dewa. Meraka menilai pertunjukkan memberi makan hiu tidak menghormati budaya mereka.
Para peselancar dan aktivis lingkungan khawatir wisata hiu akan membuat hiu mengasosiasikan manusia dengan makanan. Hal ini dapat mengakibatkan meningkatnya serangan hiu terhadap manusia. Selain itu, memberi makan hiu dianggap dapat merusak keseimbangan lingkungan, karena dapat meningkatkan populasi hiu.
Beberapa komunitas pantai lainnya di seluruh penjuru dunia juga menentang wisata hiu. Aktivis lingkungan telah mengkritik wisata hiu serupa di Afrika Selatan. Tahun lalu, di Bahama, seekor hiu melukai seorang turis Australia dalam sebuah tur yang tidak menggunakan kurungan atau perlengkapan pengamanan lainnya.
Di Florida, AS, memberi makan hiu di lepas pantai sudah dilarang. Demikian pula di Hawaii. Dua perusahaan wisata hiu di Oahu tengah diperiksa pihak berwenang terkait hal ini. Joe Pavsek, pemilik North Shore Shark Adventures, di Oahu, mengatakan bahwa usahanya tidak melanggar hukum. Pavsek memulai usaha wisata hiunya pada 2001, setelah selama dua dekade mengajak teman dan keluarganya melihat-lihat hiu di Haleiwa.
Pavsek mengatakan, lokasi turnya adalah di tempat para nelayan kepiting membuang umpan yang sudah tak digunakan. Umpan-umpan sisa inilah yang diklaim Pavsek menarik hiu berdatangan sejak 40 tahun lalu. Selain itu, menurut Pavsek berdasarkan data riset institut setempat, wisata hiunya tidak merubah kelakuan hiu. Dari riset yang sama diketahui, kebanyakan hiu di Haleiwa bukanlah dari jenis yang sering menyerang manusia.(Reuters/LUC)
Duniec mengikuti tur ini bersama dua orang lainnya. Dengan menggunakan masker scuba, ketiganya menyelam ke sebuah kurungan bawah air. Kemudian, selusin ikan hiu meluncur ke arah ikan-ikan yang diumpankan oleh pemandu wisata.
Wisata hiu seperti ini cukup populer di Hawaii, tetapi mendapat kritikan dari sejumlah pihak. Beberapa penduduk asli Hawaii menganggap hiu sebagai keturunan para dewa. Meraka menilai pertunjukkan memberi makan hiu tidak menghormati budaya mereka.
Para peselancar dan aktivis lingkungan khawatir wisata hiu akan membuat hiu mengasosiasikan manusia dengan makanan. Hal ini dapat mengakibatkan meningkatnya serangan hiu terhadap manusia. Selain itu, memberi makan hiu dianggap dapat merusak keseimbangan lingkungan, karena dapat meningkatkan populasi hiu.
Beberapa komunitas pantai lainnya di seluruh penjuru dunia juga menentang wisata hiu. Aktivis lingkungan telah mengkritik wisata hiu serupa di Afrika Selatan. Tahun lalu, di Bahama, seekor hiu melukai seorang turis Australia dalam sebuah tur yang tidak menggunakan kurungan atau perlengkapan pengamanan lainnya.
Di Florida, AS, memberi makan hiu di lepas pantai sudah dilarang. Demikian pula di Hawaii. Dua perusahaan wisata hiu di Oahu tengah diperiksa pihak berwenang terkait hal ini. Joe Pavsek, pemilik North Shore Shark Adventures, di Oahu, mengatakan bahwa usahanya tidak melanggar hukum. Pavsek memulai usaha wisata hiunya pada 2001, setelah selama dua dekade mengajak teman dan keluarganya melihat-lihat hiu di Haleiwa.
Pavsek mengatakan, lokasi turnya adalah di tempat para nelayan kepiting membuang umpan yang sudah tak digunakan. Umpan-umpan sisa inilah yang diklaim Pavsek menarik hiu berdatangan sejak 40 tahun lalu. Selain itu, menurut Pavsek berdasarkan data riset institut setempat, wisata hiunya tidak merubah kelakuan hiu. Dari riset yang sama diketahui, kebanyakan hiu di Haleiwa bukanlah dari jenis yang sering menyerang manusia.(Reuters/LUC)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...