Berita Terpopuler
Bohemian, Kebebasan dalam Berpakaian
Naomi Siregar
bohemian
25/05/2009 10:51
Liputan6.com, London: Para fashionista tentu tak asing lagi dengan gaya bohemian. Tahun ini, adalah tahun bohemian. Ciri-cirinya, blus panjang dengan lengan trompet berpadu celana kapri dan celana panjang bergaya Wild West maupun Orient yang berpadu dengan blus H-line. Atau, rok rajut dengan blazer coin di saku. Sebutan lain untuk gaya bohemian adalah boho chic atau hippie chic.
Salah satu artis dunia yang terinspirasi dengan model ini adalah Mary-Kate Olsen. Selera berpakaian Mary-Kate membuatnya menjadi pionir dalam tren bohemian di Hollywood, Amerika Serikat. Dia selalu berusaha terlihat stylish dalam berbagai acara. Gayanya, terkadang menunjukkannya sebagai gadis boho-chic yang simpel atau bohemian-borjuis yang mewah. Beberapa benda yang tidak boleh terlewatkan dari boho girl, kacamata super besar, boots, loose sweaters dan rok A-Line. Surat kabar New York Times menjadikan Mary-Kate sebagai fashion icon untuk kategori penampilan apa adanya.
Artis lain yang kerap berbusana bohemian adalah Sienna Miller, Kate Moss, dan penyanyi blues era 70-an Janis Joplin.
Menurut para ahli fashion, boho kerap melekat pada karakter yang individualistis namun romantis. Si pemakai juga tak takut meninggalkan tradisi demi kebebasannya. Tapi itu hanyalah sebuah pendapat yang menginspirasi proses pembuatannya, bukan sebuah pakem budaya.
Bagi fashionista yang tertarik berpenampilan ala behemian, kami punya tipsnya.
Tertarik mencoba? Kalau merasa jujur dan nyaman dengan diri sendiri, mungkin Anda sudah termasuk dalam pencinta gaya bohemian. Selamat bereksperimen. (Female First)
Salah satu artis dunia yang terinspirasi dengan model ini adalah Mary-Kate Olsen. Selera berpakaian Mary-Kate membuatnya menjadi pionir dalam tren bohemian di Hollywood, Amerika Serikat. Dia selalu berusaha terlihat stylish dalam berbagai acara. Gayanya, terkadang menunjukkannya sebagai gadis boho-chic yang simpel atau bohemian-borjuis yang mewah. Beberapa benda yang tidak boleh terlewatkan dari boho girl, kacamata super besar, boots, loose sweaters dan rok A-Line. Surat kabar New York Times menjadikan Mary-Kate sebagai fashion icon untuk kategori penampilan apa adanya.
Artis lain yang kerap berbusana bohemian adalah Sienna Miller, Kate Moss, dan penyanyi blues era 70-an Janis Joplin.
Menurut para ahli fashion, boho kerap melekat pada karakter yang individualistis namun romantis. Si pemakai juga tak takut meninggalkan tradisi demi kebebasannya. Tapi itu hanyalah sebuah pendapat yang menginspirasi proses pembuatannya, bukan sebuah pakem budaya.
Bagi fashionista yang tertarik berpenampilan ala behemian, kami punya tipsnya.
- Pertama, pelajari sejarah fashion ini. The American College Dictionary menyebutkan, istilah bohemian mulai tenar ketika sejumlah artis dan komunitas tertentu menggunakannya untuk menggambarkan sifat manusia dan situasi. Salah satunya, latar belakang kaum gipsi mengenakan rok A-Line plus bandana dan kalung panjang. Atau, perempuan Amerika memadukan rok A-Line dengan sepatu koboi. Semua ada alasannya, namun satu hal yang pasti, selama nyaman dan menunjukkan citra diri gaya ini sah saja digunakan dalam berbagai kesempatan.
- Kenakan apa saja yang disukai. Boho tidak melulu identik dengan celana belel, dandanan gipsi, atau tas tukang pos. Maklum, benda-benda tersebut sangat ketinggalan jaman dan masih melekat di tubuh para pecinta bohemian. Hal yang perlu diingat, boho bersifat individual, dalam artian tidak terpengaruh dengan kesukaan banyak orang. Kalau menurut Anda, celana kapri terlihat menarik di tubuh, kenakan saja. Boho mengarahkan pecintanya untuk jujur pada diri sendiri.
- Berkreasi dengan busana Anda. Agar tetap terlihat memesona, padukan busana yang tergantung di lemari pakaian. Kesan etnik, vintage, atau full colour sah-sah saja dikenakan kembali tanpa terpengaruh tren masa kini. Busana yang sama, bisa dikenakan untuk bekerja di kantor, resepsi pernikahan, atau untuk santai.
- Aksesoris. Kekuatan lain yang dimiliki boho adalah berkreasi dengan aksesoris. Setiap detail yang menempel dari ujung rambut sampai kaki mendapat perhatian khusus. Contohnya, kalung panjang, bandana, ikat pinggang, sepatu koboi dipadankan dengan kemeja ketat, jaket jins, dan rok vintage. Jadilah, gaya gipsi yang masih termasuk dalam koridor boho.
Tertarik mencoba? Kalau merasa jujur dan nyaman dengan diri sendiri, mungkin Anda sudah termasuk dalam pencinta gaya bohemian. Selamat bereksperimen. (Female First)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
