Anak-anak Kreatif dari Bukit Tunggul  

Anastasya Putri dan Yanto Sukma
27/12/2009 05:44 | Kreativitas
Liputan6.com, Bandung: Bagi anak-anak yang tinggal di kota, mencari hiburan di masa liburan sekolah bukan hal sulit. Namun, tidak demikian dengan anak-anak yang tinggal di daerah terpencil. Karena keterbatasan fasilitas itu, mereka terdorong untuk mengisi liburan secara kreatif. Contohnya anak-anak yang tinggal di Desa Bukit Tunggul, Lembang, Jawa Barat.

Desa Bukit Tunggul yang terletak di kaki gunung dapat ditempuh selama dua jam perjalanan dari Kota Bandung, Jabar. Bepergian menuju desa ini butuh kehati-hatian. Tanjakan curam, tikungan tajam, dan jalanan berbatu membuat kampung ini seakan terisolasi. Hiburan ala anak-anak kota tentu mustahil ditemukan di desa ini.

Kondisi inilah yang membuat mereka jadi sangat kreatif. Berbekal bambu, sandal bekas, kaleng, dan pisau, anak-anak sekolah dasar di Bukit Tunggul mampu menciptakan sendiri mainan-mainan mereka. Dalam waktu 30 menit, jadilah berbagai bentuk mobil-mobilan. Mereka pun kemudian berlomba balap mobil.

Bagi anak-anak Bukit Tunggul, liburan bukan hanya diisi dengan bermain. Selesai bermain, mereka harus membantu orang tua mencari makan untuk sapi di atas bukit. Mereka juga memerah dan menjual susu sapi. Anak-anak ini bisa mendapatkan Rp 5.000 dari tiap liter susu sapi. Yang jelas, hidup terpencil di kaki gunung tidak menghilangkan pancaran ceria di wajah mereka.(ADO)



Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code