Hutan Kecil Peristirahatan Terakhir Boscha  

Wendy Surya dan Nurdin
28/11/2009 06:14 | Wisata
Liputan6.com, Bandung: Jika ke Bandung, Jawa Barat, sudilah Anda mampir ke perkebunan Teh Malabar yang terhampar di wilayah Pangalengan. Lokasinya sekitar 24 kilometer di selatan Bandung pada ketinggian 1.550 meter di atas permukaan laut. Lantaran berada di daerah pegunungan, perkebunan yang dibangun pada 1890 silam itu kerap diselimuti hawa sejuk dengan suhu rata-rata 16 hingga 26 derajat celsius.

Kebun ini didirikan Albert Rudolf Bosscha. Semula, warga Belanda yang datang ke Indonesia pada 1887 itu bertujuan mempelajari teh Sukabumi dengan menjabat sebagai Direktur Kebun Teh Malabar.

Di perkebunan ini terdapat rumah serta makam Bosscha yang hingga sekarang masih terawat. Bosscha meninggal pada 26 november 1928 dan dimakamkan di tengah-tengah perkebunan teh yang ia kembangkan. Makamnya dikelilingi hutan kecil dengan pagar serta bangunan bernuansa Eropa klasik berwarna putih.

Hampir saban tahun makam Bosscha dikunjungi turis dari berbagai daerah hingga mancanegara. Selain berwisata, para pengunjung juga bisa mempelajari sejarah. Namun sayang, kurangnya promosi membuat banyak juga warga yang belum mengetahui adanya tempat wisata sejarah itu.

Bosscha tidak hanya dikenal di dunia budidaya teh, tapi juga telah menyumbangkan pikiran, tenaga, serta dana bagi kepentingan sosial, seperti observatorium bintang bosscha, bala keselamatan, sekolah bagi penyandang tuna rungu, Serta tuna wicara. Jadi, tak ada salahnya makam Bosscha menjadi tujuan wisata Anda bila berada di daerah pangalengan. Selengkapnya simak video berita ini.(BOG)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code