Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Cord Blood Banking with Cordlife
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
Berita Terpopuler
Pengacara Wanita Bernama Maskulin Lebih Sukses
Irni Diniati
05/11/2009 21:46 | Penelitian
Liputan6.com, Singapura: Apalah arti sebuah nama? Mungkin Anda salah seorang yang masih menggunakan kalimat pujangga Inggris, William Shakespeare ini. Ternyata, nama sangatlah penting. Terutama jika Anda mencari karier di bidang hukum. Sebuah penelitian terbaru di Amerika Serikat menemukan bahwa wanita dengan nama laki-laki pada umumnya menjadi pengacara dan hakim yang lebih sukses dibandingkan mereka yang memiliki nama lebih feminin.
Studi ini dipimpin oleh seorang ekonom dari dari Universitas Clemson, Clemson, South Carolina, AS, bernama Bentley Coffey. Para peneliti melihat hubungan antara kesuksesan seseorang dalam profesi hukum dan seberapa maskulin nama mereka. Hasilnya, wanita bernama Cameron tiga kali lebih besar kemungkinannya untuk menjadi seorang hakim ketimbang nama seperti Sue. Sementara wanita bernama Bruce berkesempatan lima kali lebih besar.
"Meskipun faktanya sebanyak setengah lulusan sekolah hukum dalam 15 tahun terakhir adalah wanita, namun profesi ini tetap didominasi oleh pria," tulis Coffey. "Sehingga, orang akan berpikir bahwa memiliki pesona laki-laki mungkin masih akan bermanfaat untuk karier di bidang hukum."
Coffey dan timnya menggunakan data dari populasi pemungutan suara di Negara Bagian South Carolina, AS, guna menguji teori Portia Hypothesis. Teori ini dinamai sesuai dengan drama William Shakespeare yang bertajuk The Merchant of Venice. Dalam kisah tersebut, tokoh wanita bernama Portia menyamar sebagai pengacara laki-laki untuk memperjuangkan kasus teman suaminya terkait tuntutan dari seorang lintah darat.
Penelitian ini menunjukkan, pengacara perempuan pertama di South Carolina memiliki nama yang maskulin. Saat ini pun banyak pengacara wanita yang meyakini pentingnya nominal maskulinitas mereka. Selain itu, kebanyakan orang lebih memilih nama-nama pria ketimbang wanita untuk sebuah posisi yudisial.
Coffey mengaku pada Reuters bahwa penelitian ini juga telah mempengaruhi dirinya secara pribadi. Dia memberikan nama maskulin dan feminin untuk masing-masing putri kembarnya. Hasilnya, perempuan dengan nama maskulin lebih besar kemungkinan untuk menghasilkan lebih banyak uang dibandingkan dengan yang namanya lebih feminin.(ANS)
Studi ini dipimpin oleh seorang ekonom dari dari Universitas Clemson, Clemson, South Carolina, AS, bernama Bentley Coffey. Para peneliti melihat hubungan antara kesuksesan seseorang dalam profesi hukum dan seberapa maskulin nama mereka. Hasilnya, wanita bernama Cameron tiga kali lebih besar kemungkinannya untuk menjadi seorang hakim ketimbang nama seperti Sue. Sementara wanita bernama Bruce berkesempatan lima kali lebih besar.
"Meskipun faktanya sebanyak setengah lulusan sekolah hukum dalam 15 tahun terakhir adalah wanita, namun profesi ini tetap didominasi oleh pria," tulis Coffey. "Sehingga, orang akan berpikir bahwa memiliki pesona laki-laki mungkin masih akan bermanfaat untuk karier di bidang hukum."
Coffey dan timnya menggunakan data dari populasi pemungutan suara di Negara Bagian South Carolina, AS, guna menguji teori Portia Hypothesis. Teori ini dinamai sesuai dengan drama William Shakespeare yang bertajuk The Merchant of Venice. Dalam kisah tersebut, tokoh wanita bernama Portia menyamar sebagai pengacara laki-laki untuk memperjuangkan kasus teman suaminya terkait tuntutan dari seorang lintah darat.
Penelitian ini menunjukkan, pengacara perempuan pertama di South Carolina memiliki nama yang maskulin. Saat ini pun banyak pengacara wanita yang meyakini pentingnya nominal maskulinitas mereka. Selain itu, kebanyakan orang lebih memilih nama-nama pria ketimbang wanita untuk sebuah posisi yudisial.
Coffey mengaku pada Reuters bahwa penelitian ini juga telah mempengaruhi dirinya secara pribadi. Dia memberikan nama maskulin dan feminin untuk masing-masing putri kembarnya. Hasilnya, perempuan dengan nama maskulin lebih besar kemungkinan untuk menghasilkan lebih banyak uang dibandingkan dengan yang namanya lebih feminin.(ANS)
Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Cord Blood Banking with Cordlife
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com